Minggu, 02 Juni 2013

Manado Tahun 1859



                                                    Oleh: Adrianus Kojongian

                                  






Rusa dan Danau Tondano, lukisan Louis H.W.M.de Stuers sekitar 1860-an. *)



Zendeling utusan  de Nederlandsche Zendeling Genootschap (NZG) di Keresidenan Manado tahun 1859 ada sebanyak 12 orang. Delapan orang di Minahasa dan empat lainnya di Kepulauan Sangir.  Pendeta Fokke Hendriks Linemann sehari-harinya melayani  Jemaat Protestan Manado. Selain sebagai zendeling Manado, ia juga pejabat Predikan. Tahun ini Majelis Jemaat Gereja Protestan Manado telah terbagi dua jemaat, jemaat Belanda dan Jemaat Melayu. 

Surveyor Friederich Wilhelm Paepke Bulow bertindak sebagai penatua Jemaat Melayu bersama-sama E.Pattijnama (Patinama) yang kelak menjadi jurusita di Land-of Minahasa-Raad (Landraad) Manado. Mantan Civiel Gezaghebber Gorontalo Roeland Celosse sebagai sesepuh Jemaat berbahasa Belanda Manado bersama-sama Herman Carel Dircks yang menjabat Wijkmeester Letter D Manado.

Kematian Zendeling Langowan Johan Gotlieb Schwarz tanggal 26 Februari 1859 belum diberitakan dalam Almanak 1859. Zendeling Tondano Johann Friederich Riedel  sejak tahun 1852 sakit keras dan pekerjaannya dibantu oleh Hessel Rooker yang tiba di Tondano tanggal 31 Oktober 1854. 

Hessel Rooker kemudian diambil mantu olehnya. Perkawinan Hessel Rooker dengan Anthonetta Sabina Riedel, janda Zendeling Hendrik Willem Nooij, pembantu Riedel sebelumnya yang wafat tahun 1853, dicatat berlangsung tanggal 24 Maret 1858. Hessel Rooker (hidup  27 Februari 1830-5 Desember 1915), kelak menduda, dan kawin ulang dengan  Antje Hiebink 10 Februari 1864.

Zendeling Nooij, suami pertama Sabina Riedel. *)

Selain Hessel Rooker, Zendeling Amurang Hendricus Johannes Tendeloo, dicatatkan menikah tanggal 10 Maret 1858 dengan putri lain dari Zendeling Riedel bernama Jacoba Sophia Riedel. Putri lain lagi dari Riedel, yakni Maria Juditha Riedel dikawini tahun 1850 sebelumnya oleh Outfoort Johan Pelenkahu, Hoofddjaksa Land-of Minahassa-Raad  kemudian Kepala Distrik Tonsea sejak 1854. 

Anak lelaki Riedel, Johann Gerard Friederich Riedel, telah menjadi ambtenar. Di tahun 1859, ia sebagai kontrolir klas tiga memimpin Afdeeling Manado, merangkap komandan pasukan milisi (Borgo) Tanawangko berpangkat Letnan Satu. Kelak, dia naik sebagai Asisten Residen Gorontalo lalu Residen Amboina.

Residen Manado di tahun 1859 adalah Albert Jacques Frederic Jansen. Ia cukup lama memimpin Manado, yakni sejak tahun 1852. Dibawah kepemimpinannya jaringan jalan di Minahasa dikerjakan dengan giat. Disinilah peran Paepke Bulow mengawasinya langsung, serta mendidik para penilik jalan dan mengajar kepala-kepala pemerintahan dan rakyat cara-cara membuat jalan. Residen Jansen pun menggiatkan penanaman tanaman keras serta meluaskan petunjuk-petunjuk berkebun. Karena dianggap sukses memimpin Manado, bulan Agustus 1859 ini juga ia dipromosi sebagai Gubernur Sulawesi di Makassar. Tapi, Jansen meninggal tidak lama kemudian, di tanggal 2 Agustus 1861.

A.B.KALENGKONGAN
Beberapa tokoh Minahasa dicatatkan pula. A(ndries) B(ernardoes) Kalenkongan, adalah anggota Land-of Minahasa-Raad dari unsur kepala distrik Minahasa. Lalu Albertus Bernadus Waworoentoe sebagai Hoofddjaksa. Waworoentoe kelak di tahun 1861 diangkat menjadi Kepala Distrik Sonder, dan menggantinya di posisi Jaksa Kepala adalah A.B.Kalenkongan.

Para kepala Minahasa 1860. A.B.Waworuntu sebelah kanan. *)

A.B.Kalengkongan ini merupakan salah seorang tokoh besar Minahasa di abad ke-19. Ia anak Kepala Likupang Mayoor Petrus Kalenkongan, dan menjadi Kepala Distrik Likupang berikutnya mengganti kakaknya L.Kalenkongan. Karena berjasa menghalau bajak laut, di tahun 1856 ia dianugerahi gelar kehormatan dalam pemerintahan sebagai Mayoor. 

Meski posisinya memimpin Likupang, ia banyak berdiam di Manado, karena sejak pertengahan tahun 1840-an menjadi Wijkmeester (kepala negeri, hukum tua) Letter E Manado. Dan, di pasukan milisi yang mempertahankan Fort Amsterdam Manado, ia berpangkat Letnan Satu.

Jabatan Wijkmeester Letter E masih dipangkunya pula, meski sejak tanggal 22 Agustus 1861 ia dilantik menjadi Hoofddjaksa Land of-Minahasa Raad yang telah disingkat Landraad. Kerabatnya W.B.Kalenkongan bulan Oktober 1863 dipromosi jadi Jaksa di Rijksraad Gorontalo.

Ternyata A.B.Kalenkongan juga berjiwa bisnis. Di tahun 1864 ia dicatat memiliki toko dagang di Manado, lalu ia pun berkongsi dengan Lodewijk Diederik Willem Alexander van Renesse van Duivenbode dari Ternate. Keduanya sama-sama memiliki dua buah kapal di tahun 1864. Kapal pertama Bark ‘Vrienschap’ dinahkodai Tan Hokseng berkapasitas 35 penumpang. Kapal kedua, Schooner ‘Bintjana’ dinahkodai Tja Teklie, berkapasitas 18 penumpang.

Atas jasa-jasanya, A.B.Kalenkongan di bulan Februari 1875 menerima penghargaan medali emas untuk jasa sipil dari Gubernur Jenderal Hindia-Belanda. Berikutnya, di tahun 1890-an, A.B.Kalenkongan  mengetuai Komisi Adat Kebiasaan Minahasa.

PENGUSAHA
Perdagangan di Manado dan Kema tahun 1859 semakin maju. Toko-toko mulai tumbuh. Di Manado tahun ini dicatat ada lima buah toko, dan Kema dua toko. Mantan Sekretaris Keresidenan Manado yang juga pejabat Residen Johannes Arnoldus van Delden disebut sebagai salah seorang pemilik toko. Entah, dia yang mengelolanya langsung, atau keluarganya. Sebab, van Delden pun dicatat saat itu sebagai penduduk Batavia. 

Pemilik toko lain adalah Lodewijk Diederik Willem Alexander van Renesse van Duivenbode, yang kemudian berkongsi dengan A.B.Kalenkongan.

Rumah Renesse van Duivenbode di Kema 1880. *)

Jacobus Schoe, Wijkmeester Letter A juga memiliki sebuah toko, lalu toko lain adalah kepunyaan Robert Tower.

Sementara di Kema, anak mantu Robert Tower yakni Philip ter Hoeven juga membuka sebuah toko. Istri Philip bernama Ann Tower sepeninggal dirinya, di tanggal 11 Oktober 1865 kawin kembali dengan Kepala Distrik Tonsea Mayoor Outfoort Johan Pelenkahu yang telah menduda ditinggal Maria Juditha Riedel.

Philip ter Hoeven di tahun 1859 termasuk seorang pengusaha besar di Keresidenan Manado. Selain memiliki toko, dia pun pemilik kapal Schoener ‘Virgo’ di Kema. Kapalnya berkapasitas 20 orang penumpang, dinahkodai Djapar. Selain dia, Letnan Satu Jacobus Schoe yang masa berikutnya berpangkat kapitein sebagai Komandan Garnizun Manado, ternyata memiliki pula sebuah kapal di tahun 1859. Kapalnya yang berpangkalan di Manado adalah Schoener ‘Wilhelmina Carolina’ dengan nahkoda Bitjo Basari, berkapasitas 17 penumpang.

Pengusaha pemilik toko lain di Kema adalah Rijk Adriaan Rijkschroeff. Rupanya Rijkschroeff telah pensiun sebagai ambtenar. Posisi yang pernah dijabatnya, yakni Opziener lalu Kontrolir Kema (pernah merangkap Likupang)  telah dipangku oleh  Julius L.C.N.Massart. Letnan Satu Rijk Rijkschroeff meninggal di Kema tanggal  16 Juli 1863.

Berikut Keresidenan Manado 1859, dikutip dari Amanak 1859.

Personeel ter Hoofdplaats
A(lbert) J(acques) F(rederic) Jansen, resident.
M(arten) J(ohannes) Martens, sekretaries, notaries en vendumeester.
C(hristiaan) J(ohannes) van der Schalk, ingenieur der derde klasse bij de burgerlijke openbare werken en roiimeester.
J(an) de Willigen, kommies.
J(ohannes) G(eorgius) Nijgh, pakhuis-en havenmeester.
F(riederich) W(ilhelm) Paepke Bulow, gezworen landmeter.
Ong Hap, kapitein der chinezen.
Lie Peng, luitenant der chinezen.
Baba Sankilang, hoofd der Mohamedanen met den rang van luitenant.

Land-of Minahassa Raad
A.J.F.Jansen, president.
F.W.Paepke Bulow,   met de hoofden der Minahassa leden van den Landraad.
A.B.Kalenkongan,
A.B.Waworoentoe, hoofd-djaksa.
M.J.Martens, griffier.
N(icolaas) J(ohannes) de Graaff, buitengewoon deurwaarder.
Rijksraad te Gorontalo
B(astiaan) van Baak, president.
De radja’s en rijksgrooten, leden.
Isihaka Tajaba, djaksa.
………,griffier.

Wijkmeesters
J(acobus) Schoe,wijk.La.A.
B.Salomonsz, wijk La.B.
L(evius) de Jong, wijk La.C.
H(erman) C(arel) Dircks, wijk La.D.
A.B.Kalenkongan, wijk La.E.
B(ernard) J.Mahlmeister, wijk La.F.
Lie Peng, wijk La.G. (Chinese kamp.)
Baba Sankilang, wijk La.H. (maleische kamp.)

Verder Personeel in de Minahasa
Afdeeling Menado
 J(ohann) G(erard) F(riederich) Riedel, kontroleur der derde klasse bij het binnenlandsch bestuur.
C(arolus) M(arcus) Wendersteijt, klerk tevens onderpakhuismeester te Tanawangko.
Afdeeling Kema
J(ulius) L(ouis) C(ornelis) N(icolaas) Massart, kontroleur der derde klasse bij het binnenlandsc bestuur.

Rumah Kontrolir Kema 1880. *)

J(ohan).Winter, klerk tevens onderpakhuis-en onderhavenmeester.
Afdeeling Tondano
C(harles) F(erdinand) Bendsnijder, kontroleur der derde klasse bij het binnenlandsch bestuur.
C(ornelis) Z(acharias) Pietersz, koffij-pakhuismeester te Tondano.
J(ohan) G(eorge) Wilson, koffij-pakhuismeester te Kakas.
J(an) van der Kamp, koffij-pakhuismeester te Rembokken.
J.J.Tokaija, koffij-pakhuismeester te Tomohon.
Afdeeling Amurang
J(ohan) C(arel) Weijdemuller, kontroleur der derde klasse bij het binnenlandsch bestuur.
J(ohannes) A(rnoldus) Veldhuijzen, klerk, tevens onderpakhuis-, onderhavenmeester en opzigter der lijnbaan.
F(rederik) J(akobus) Alling, koffiej-pakhuismeester te Sonder.
Sijlvester Tomboean, koffij-pakhuismeester te Wakan.
Afdeeling Belang
Jhr.W.C.F.Goldman, kontroleur der derde klasse bij het binnenlandsch bestuur.
J(ohan) S(amuel) van den Broek, ambtenaar op wachtgeld voorlopig belast met het bestuur der afdeeling.
Afdeeling Gorontalo
B(astiaan) van Baak, adsistent-resident, notaries en vendumeester.
Jhr.J.A.L.Coenen, opzigter van den waterstaat derde klasse.
P(hilippus) Carel, hoofd der inlandsche burgers.
Lasoempala, kapitein der boeginezen.
Oewa Gaauw, kapitein der op de Togian-eilanden.

Wees-en Boedelkamer
R.Celosse, president.
T.W.Paepke Bulow, leden.
H.C.Dircks, leden.
Lie Peng, chinesche, leden.
Baba Sankilang, islamische, leden.
A.C.Winckler, sekretaris juga boekhouder.
Agenten der Menadosche wees-en boedelkamer te Tanawangko: J.G.F.Riedel dan M.C.Wendersteijt.
Agenten te Kema: J.L.C.N.Massart dan J.Winter.
Agenten te Tondano: C.T.Bendsneijder dan J.van der Kamp.
Agenten te Amurang: J.C.Weidemuller dan J.A.Veldhuijzen.
Agenten te Belang: J.S.van den Broek dan E.B.Kalenkongan.
Agenten te Gorontalo: C.Wilson dan S.H.van Buree.

Voornaamste Inlandsche Vorsten
Menado
Adriaan Cornelis Manoppo, Bolaang Mongondo, 13 Oct.1856.
Moehamad Alijoedjini Iskander Goebal Badiaman, Bolang Oeki (Bangka), 17 Dec.1837.
Elias Datoensolang, Radja van Bintaoena, 5 Sept.1855.
Tiaha Toeroeroe Koromput, Radja van Kaijdipan, 17 Aug.1853.
Mohammad Noer Aladin, Radja van Bwool, 23 Junij 1857.
Abdoelah Alhabseij Monoarfa, Radja van Gorontalo, 24 Oct.1856.
Moehamad Oli-I, Radja van Limbotto, 24 Oct.1856.
Rohobanie, Radja van Bone, 26 Dec.1856.
Tilahoenga, Radja van Bolango, 27 April 1857.
Ba-Ito, Radja van Attingola, 27 April 1857.
Ideroeti, Radja van Boalimo, 24 Oct.1856.
Mangkaoen, Radja van Mouton, 26 Mei 1850.
Passilimba, van Parigi, 1851.
Sangir Eilanden
Hendrik David Paparang, Taboekan, 18 Aug.1851.
J(acob) Rasoebala, Taroena, 12 Sept.1848.
Jacobsz Ponto, Siauw, 26 Sept.1850.
P.Karambut, Kandar,6 Maart 1828.
H.L.Tamarol, Manganitoe,7 Junij 1856.
Lucas Jacobsz, Tagoelanda, 2 Sept. 1854.

Schutterij
Afdeeling Minahassa
J.G.Nijgh, kapitein commandant.
…….., tweede luitenant-adjudant.
C(hristiaan) Hartman, tweede luitenant-kwartiermeester.
Eerste Luitenants
J(acobus) Schoe.
J(ohannes).Brouerius van Nidek.
Tweede Luitenants
J(ohannes) F(rederik) Bendsneijder.
Baba Sankilang.
H(endrik) E(ngelbert) Arriens.
 Sektie Artillerie
P(hilippus) G(errit) Thomassen Landouw, tweede luitenant, tevens sekretaries bij den krijgsraad.
Te Kema
J.L.C.N.Massart, eerste luitenant kommandant.
Te Tanawangko
J(ohann) G(erard).F(riederich) Riedel, eerste luitenant kommandant.
Te Amoerang
J(ohan) C(arel) Weijdemuller, eerste luitenant kommandant.
Te Belang
J.S.van den Broek, tweede luitenant commandant.

SubKommissien van Onderwijs
De tijdelijke resident, voorzitter.
W(illem) J(ozsua) Goetzee, leden.
……….., leden.
De tijdelijke sekretaris der residentie, sekretaris.
Lager Onderwijs
Gouvernements Lagere School
L.G.van der Hoek, onderwijzer derde rang.
A(lfred) C(harles)Winckler, ondermeester.
Inlandsche Christen Scholen
Minahassa
W.D.Wakkarij, te Menado.
M.Kommantas (Kumentas), te Kema.
S.Ottaij, te Amoerang,
A.B.Dirck, te Tanawangko.
L.Sebij, te Likoepang.
K.Magnalo (Mainalo), te Paniki.
J.Mamarimbing, te Tateli.
A(mos) de Costa, te Kapatarang.
N.Rompas, te Kakas.
M.Kowaas, te Lotta.
S.Warauw (Warouw), te Langowang.
N.Paat, te Tondano.
Afdeeling Gorontalo
L.J.Lelepali, ter hoofdplaats.
Sangir Eilanden
A.Matheus, te Tagoelandang.
L.P.Lalokij, te Siauw.
S.Lalenoh, te Taroena.
N.Maklen, te Manganitoe.
A.Makagijansor (Makagiansar), te Tamako.
P.Rasiang, te Kandhar.
S.Pikaolij, te Taboekan.
J.Salmon, te Kolongan.

Plaatselijke Geneskundige Dienst
E.H.H.Muhlert, te Menado.

Kerkeraaad der Protestantsche Gemeente
F.H.Linemann, zendeling wd.predikant.
R(oeland) Celosse, ouderlingen der hollandsche gemeente.
H.C.Dircks, ouderlingen der hollandsche gemeente.
F.W.Paepke Bulow, ouderlingen der maleische gemeente.
E.Pattijnama, ouderlingen der maleische gemeente.
J.Schoe, diakenen.
A.C.Winckler, diakenen.
A(ndries) Bendsneijder, diakenen.
H(endrik) Scholtzs,diakenen.
L.de Jong, diakenen.
J.Weijdemuller, diakenen.
Zendeling in de Minahassa
J(ohann) F(riederich) Riedel, te Tondano.

Gereja Protestan Langowan  dirintis Schwarz. *)

J(ohan) G(otlieb) Schwarz, te Langowan.
N(icolaas) P(hilip).Wilken, te Tomohon.
F(okke) H(endriks) Linemann, te Menado.
S(iebold) Ulfers, te Koemelomboeaij.
N(icolaas) Graafland, te Tanawangko.
H(essel) Rooker, te Tondano.
H(endricus) J(ohannes) Tendeloo, te Amoerang.
Zendelingen op de Sangir-Eilanden
C(arl) J(oachim) M(ichael) L(udwig) Schroder, te Taboekan, eiland Sangir.
E(nst) F(raugott) Steller, te Manganitoe, eiland Sangir.
A(ugust) Grohe, te Oeloe, eiland Siauw.
J(ohann) F(riederich) Kelling, te Tagoelandang.

Sub-Kommissien van Weldadigheid
A(rnoldus) D(ominicus) Veldhuizen.
J(ohannes) A(rnoldus) van Delden.

Naamlijst der Europesche Inwoners Menado
Agaatsz, Andries
Mahlmeister, Bernard Sebastiaan
Agaatsz, Dirk
Martens, Marten Johannes
Agaatsz, Johan Hendrik
Massart, Julius Louis Cornelis Nicolaas
Agaatsz, Theodorus
Massing, Johannes
Alling, Frederik Jakobus
Massing, Manuel
Alling, Jr., Frederik Jakobus
Massing, Willem
Arrens, Hendrik Engelbert
Mente, Jacobus
Balius, Johanes
Mollet, Alexander
Bendsneijder, Jeronimus
Nidek, Johannes Brouerius van
Bendsneijder, Andries
Nijgh, Johannes Georgius
Bendsneijder, Charles Ferdinand
Paepke Bulow, Friederich Wilhelm
Bendsneijder, Johannes Frederik
Pietersz, Cornelis Zacharias
Bendsneijder, Hendrik Martinus
Pietersz, Jan Frederik
Bendsneijder, Willem Frederik
Pietersz, Adriaan Gotlieb
Brachettij, Anthonie
Riedel, Johann Friederich
Breving, Johan de
Riedel, Johann Gerard Friederich
Breving, Wilhelmus de
Rogge, Achilles
Broek, Johan Samuel van den
Rooker, Hessel
Celosse, Roeland
Roos, Frederik
Celosse, Johan David Adriaan
Roos, Thomas
Celosse, Abraham Wilhelmus Frederik
Rijkschroeff, Rijk Adriaan
Celosse, David Ferdinand
Salamonsz, B.
Constans, Willem Hendrik
Schalk, Christiaan Johannes van der
Constans, Arnold
Schoe, Jacobus
Corridon, Wilhelmus
Scholtz, Frederik
Delden, Johannes Arnoldus van
Scholtz, Hendrik
Delden, Jan van
Scholtz, Zacharias
Dietz, Hendrik van
Schroder, Carl Joachim Michael Ludwig
Dircks, Herman Carel
Schutsz, Landouw Thomas
Duivenbode, Lodewijk Diderik Willem Alexander van
Schwarz, Johan Gotlieb
Duim, Dirk van
Semet, Willem Diederik
Duim, Gerrit van
Semet, Hendrik
Durville, Bernardus Anthonius
Sloot, Efraim van der
Durr, Carel
Sloot, Hendrik van der
Edelman, Friedrich Wilhelm
Steller, Ernst Frangott
Feher, Joseph
Telgman, Frederik
Fuhrhop, Carl Heinrich
Telgman, Johannes
Goetzee, Josua Willem
Tendeloo, Hendricus Johannes
Goldman, Jhr.W.C.F.
Tower, Robert
Graaff, Jan Martinus de
Thomassen, Landouw P.G.
Graaff, Martinus de
Ulfers, Siebold
Graaff, Nicolaas Johannes de
Veldhuijzen, Johannes Sebastiaan
Graafland, Nicolaas
Veldhuijzen, Arnoldus Dominicus
Grohe, August
Veldhuijzen Jr., Johannes Arnoldus
Harneveer, Petrus
Veldhuijzen, Carel Frederik
Harnus, Michel
Vierdag, Herman
Hartman, Hendrikus
Vieltz, Johan
Hartman, Christiaan
Voerman, Christiaan
Hartman, Diederikus
Wakker, Manuel de
Hartman, Nicolaas Herman
Wakker, Salomon de
Hoeven, Philip ter
Walmaker, Bernardus
Hoek, L.G.van der
Wendersteijt, Carolus Marcus
Holderman, Jan
Wendersteijt, Adrianus
Holderman, Johannes
Westrenen, Hendrik Willem van
Jansen, Albert Jacques Frederic
Weijdemuller, Johan Carel
Jesserriet, Dirk
Weijdemuller, Joost
Jong, Levius de
Weijdemuller, Johan
Jong, Johannes de
Weijdemuller, Frederik
Kamp, Jan van der
Wilken, Nicolaas Philip
Kelling, Johann Friedrich
Willigen, J.de
Kussij, Willem
Wilson, Johan George
Kuitert, Jan Wolters
Wilson, Charles
Landouw, Philippus Gerrit Thomassen
Winter, Andries
Lange, Johannes
Winter, Johan
Lang, Joost
Winter, Thomas
Linemann, Fokke Hendriks
Winckler, Alfred Charles
Lendwaij, Leonard
Wincker, Lodewijk
Lendwaij, Lodewijk

Afdeeling Gorontalo
Buree, Hartorius Estephanus
Coenen, Jkhr.J.A.L.
Baak, B. van
Erbarso, Franciscus
Carel, Philippus
Horst, Willem Hendrik van der
Carel, Nicolaas
Paulus, Pieter Constantijn
Croes, Marcus de la
Santos, Kandido de los
Croes, Fabio de la
Winckler, Willem Samuel

Voltrokken Huwelijken in 1858
Philippus Gerrit Thaomassen dengan Christina Geertruida Schoe, 20 Januari 1858.
Israel Jacob dengan Batseba Durr, 6 Februari.
Henricus Johannes Fendeloo (Tendeloo) dengan Jacoba Sophia Riedel, 10 Maret.
Salmon Mandagij dengan Anna Agaatsz, 16 Maret.
Hessel Rooker dengan Anthonetta Sabina Riedel, tanggal 24 Maret 1858.

Aangiften van Geboorten
Wilhelmina van Diest, 28 September 1857.
Willem Bastiaan Struijk, 16 Oktober 1857.
Elisabeth Carolina van den Broek, 2 Desember 1857.
Charles Guillaume Alexander Albert Francois Louis van Duivenbode, 6 Januari 1858.
Josephus Frederikus Kussij, 12 Januari 1858.
Sammel Leonardus Tambajong, 18 Januari 1858.
Louis Robert Vierdag, 29 Januari 1858.
Bernhardina Karolina Wilken, 27 Februari 1858.
Anna Magdalena Veldhuijzen, 10 April 1858.
Karolina Ariantjie Tambajong, 11 April 1858.
Charlotta Theodora van der Kamp, 7 Mei 1858.
Josephina Carolina Engelina Weijdemuller, 8 Mei 1858.
Jacoba Geertruida Schoe, 13 Juni 1858.
Johanna Catharina Nelwan, 14 Juni 1858.
Lodewijk Constantijn Broerius van Nidek, 1 Juli 1858.
Sarah Hendrietta Sijmons, 4 September 1858.
Eduard Carl Pelenkahu, 12 September 1858.
Wilhelmina Catharina Josephina de Graaff, 23 September 1858.
Frederik Walsen, 26 September 1858.

Aangiften van Overledenen.
Manuel Donatos den Dekken, 8 Oktober 1857.
Jan Engelbertus Constans, 12 Oktober 1857.
Geertruida Winter, 4 November 1857.
Alexander Barnabe, 9 November 1857.
Johan Smith, 11 November 1857.
Jan Holderman, 22 November 1857.
Jantje van der Veld, 23 November 1857.
Jacob Ramers, 28 November 1857.
Francina van der Sloot, 7 Desember 1857.
Ergard Weijdemuller, 11 Januari 1858.
Sammel Leonardus Tambajong, 3 Februari 1858.
Jacoba Frederika Velt, 13 Februari 1858.
Catharina Migaela Agaatsz, 26 Februari 1858.
Lodewijk Janson Voget, 28 Februari 1858.
Pieter Frans van Westrenen, 23 Maret 1858.
Christiaan Smith, 27 Maret 1858.
Bernardus Walsen, 3 Juni 1858.
Willem Weijdemuller, 10 Juni 1858.
Elizabeth Tambajong, 28 Juli 1858.
Jacob Tharnie, 25 Agustus 1858.
Helena Anna Graafland, 7 September 1858.
Josina Catharina Pietersz, 10 September 1858.
Charles Theodorus Bendsneijder, 20 September 1858.
Cornelia de Koch, 22 September 1858. ***

    *). Foto koleksi: KITLV Digital Media Library, Tropenmuseum dan repro Bode.

SUMBER:
-Almanak en Naamregister van Nederlandsch-Indie voor 1859, Batavia, Ter Lands-Drukkerij, 1859. Digitized by Google.
-Niuewe Amsterdam Courant 'Algemeen Handelsblad', Dindsdag 16 Februari 1875 No.13710.
-Lang Pareentel dan Coldenhoff Genealogy.