Minggu, 10 Maret 2013

Album Foto 1945 di Manado (5)



Begitu berkuasa Australia (Sekutu) segera mengkonsentrasikan tentara Jepang di Bitung untuk dipulangkan kembali ke negara asalnya. Namun bagi para petinggi militer serta sejumlah nama yang diduga telah melakukan pelanggaran hukum perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan dilakukan penahanan serta kemudian dikirim ke Morotai dan diadili di pengadilan kejahatan perang Australia.
Foto-foto adalah koleksi National Collection/Australian War Memorial.


INTEROGASI DAN PENGADILAN

Area kamp konsentrasi di Bitung 17-10-1945.
Dikawal ketat.

Menunggu pemeriksaan.
Perwira RAAF P.J.Keating menanyai Taniguchi dari Toketai.
Tahanan Jepang dan Indonesia diinterogasi.
T.Kondo
Komura dan Nambu.
Yamauchi.
Minoru Yanai, mantan Walikota Manado.
Mayor Odamura, Kepala Kempetai Manado.
Para bintara dari peristiwa Talaud.
Komandan Toketai Manado Baron M.Takasaki.
Suasana sidang Takasaki.
Mantan Residen Manado K.Hamanaka.
Laksamana Hamanaka dan Takasaki.

Sabtu, 09 Maret 2013

Album Foto 1945 di Manado (4)

Pesawat Jepang di lapangan Langowan. *)

Letkol Muir dan Kol. de Rooy memeriksa tempat generator di Kakas. *)
Muir dan de Rooy di pinggir danau Tondano. *)
Muir dengan perwiranya diasistensi perwira Jepang. *)
Komandan Muir ditemani Baron Takasaki. *)
Lapangan Langowan. *)
Kapten J.Melvill memeriksa markas Jepang. *)
Penduduk bantu mengangkut peti penerbang Australia. *)
Peti penerbang korban eksekusi siap dibawa ke Morotai. *)
Pemeriksaan instalasi Jepang. *)

Lima anggota Toketai (polisi angkatan laut). *)
Anggota Kempetai (polisi rahasia militer) di Kuranga Tomohon. *)
Gambar lain anggota Kempetai Tomohon. *)
Komandan Kempetai Tomohon berpangkat kapten. *)





Album Foto 1945 di Manado (3)



Pembebasan Keresidenan Manado dari tangan Jepang oleh pasukan Sekutu dari Australia ditandai dengan pembentukan markas Sekutu di kota Tomohon serta proklamasi kebebasan rakyat 8 Oktober 1945. Proklamasi yang dihadiri ‘terpaksa’ oleh para petinggi Jepang yang kalah perang, diwarnai dengan parade keliling Tomohon. Hadir pula petinggi Belanda yang ikut membonceng Australia.
Foto-foto merupakan koleksi National Collection/Australian War Memorial.


YANG KALAH DAN MENANG

Bendera pemenang berkibar di Minahasa.
Letkol A.C.Muir membacakan proklamasinya.
Kolonel de Rooy dari Conica turut membacakan proklamasi.
Perwira militer dibawah Mayjen Endo yang hadir.
Perwira angkatan laut dibawah Laksamana Muda K.Hamanaka.
Pasukan Australia.
Peringatan sama di Talaud.
Pejabat sipil Belanda.

Polisi Indonesia.
Salut mengenang para penerbang Australia dan Amerika yang dibunuh Jepang.
Tarian Kabasaran menyemaraki.
Gelaran musik bambu.
Penduduk turut merayakan.
Parade musik seng klarinet.